Bagaimana tentang aku aku yang terkesan biasa saja, seperti rumah tua di pinggiran danau atau di pinggiran laut itu, memang tak semenarik istana Raja Van Houllten.
Meski pun begitu saya rasa bagus juga untuk mulai bagaiman mendeskripsikan diri sendiri, melukis diri melalui skema huruf dan kalimat. Ya,, meskipun sulit tetap saya coba. Agar kalian bisa memfisualisasikan saya dengan mudah.
Pernah sesekali teman saya berkomentar bahwa rambut saya ini bagusnya di panjangin saja, karena tipikalnya lurus dengan sedikit ikal, biasanya di mirip miripin sama artis ternama yang belum tentu mirip, katakan saja Iqbal Ramadhan begitu. Hehehe,, padahal bedo adoh asu,,raiku. Jek sangaran kono leh..
Tapi ndak papa saya syukuri,, tubuh saya yang nggak tinggi tinggi amat mungkin ya,,, setinggi tongkat pramuka anak SMA lah, tapi ndak papa andai kata suruh mengusap kening mu pun aku masih sampai,, heheh. Gaya berjalan saya nampak petenatang petenteng kaya orang mau ngajak berantem, dengan paikaian yang biasanya ndak maching sama sekali, begitulah teman saya mengidentifikasikan dirisaya sebagai manusia yang nampak ndak jelas.
Saya itu menyukai hal yang berbau dengan musik, karena dari sejak kecil saya mendengarkan musik musik rock mettall, seperti Gun and roses, avengged sefenvold, rollingstone dan kawan kawannya, itu yang menjadikan saya tertarik pada bidang musik, meskipun begitu sekil bermain musik dan menyanyi saya ini tergolong rendah, bahkan di bawah standar rata rata,,, heheh
Iya begitu lah modal awal saya sebagai manusia yang suka berjalan jalan dan ngopi bersama kawan kawan, jangan kalian pikir ya,,, jika dengan gambaran sebegitu simpelnya saya ini orang yang aktif bekerja di bidang khasanah perkopian bagian sales marketing omong,alias bisa di bilang saya ini pengangguran akut, mahasiswa yang ulet di bidang mimpi, seperti saat dosen saya menjelaskan tentang algoritma, saya sudah menjadi founder dari pada META veres, iya jelas anda tau pasti itu terjadi dalam dunia apa, ( MIMPI ) heheheh.
Hobi saya itu banyak teramat banyak untuk di sebutkan, sehingga kadang teman seperkopian saya muak mendengarnya. Iya ketika mereka sudah mulai muak saya punya jurus andalan buat mereka ndak mensetempel saya sebagai orang labil "Layo mumpung sek nom, di jajali kabeh sok nk wes mapan wayae roh ndi bakat e seng profit", dari situ mulai bisa melihat raut wajah bosan dari muka teman teman saya,
Ya,, namanua juga manusa pasti akan mengalami perubahan di setiap harinya begi tu pin aku yang nantinya akan berubah jua, seiring berjalanya waktu.
Ngakak
BalasHapus