kekasih masih ingat kah kau.
Tentang batu karang dan akar mangruf yang kokoh itu.
Tentang kata yang seperti batu terlempar dari mulutnmu.
Kau masih ingat betul rupanya.
Tentang burung burung camar yang seperti hati ku setelah kau berucap.
Kini kau sadari atau tidak hati ini kian seperti karang yang keras dan tajam.
Dulu ku menemukan sesuatu yang bisa melunakannya kasih.
Tapi apa mau dikata bubur sudah tak bisa jadi nasi.
Pasir sudah tak bisa jadi karang.
Semoga doa doa yang di ucapya ikut di amnini oleh ombak yang mebawanya.
👍🏻👍🏻👍🏻
BalasHapus